Cara Membuat Tutorial Berlangganan

Subscribe via Email

PEMERIKSAAN DAN PERBAIKAN SISTEM REM

 

perawatan rem hidrolik

  1. Jadwal Perawatan Berkala Sistem Rem
        

         Dibawah ini merupakan adwal perawatan berkala sistem rem dan roda sepeda motor berdasarkan kondisi umum, artinya sepeda motor dioperasikan dalam keadaan biasa (normal). Pemeriksaan dan perawatan berkala sebaiknya dilakukan sesuai rentang operasinya diperpendek sampai 50% jika sepeda motor dioperasikan pada kondisi jalan yang berdebu dan pemakaian berat (diforsir). Tabel di bawah ini menunjukkan jadwal perawatan berkala system rem  yang sebaiknya dilaksanakan demi kelancaran dan pemakaian yang hemat atas sepeda motor yang bersangkutan. Pelaksanaan servis dilakukan dengan melihat jarak tempuh atau waktu, tergantung yang mana lebih dahulu dicapai.

Tabel 1. Jadwal bagian perawatan berkala (teratur) sistem rem dan roda

No

 

Bagian Yang Diservis

Tindakan setiap dicapai jarak tempuh

 

1

Sepatu rem atau pad

Periksa, bersihkan, dan bila diperlukan, stel setiap 5.000 km

2

Jarak main bebas rem

Periksa setelah 500 km, 1.500 km, dan stel 

3.000 km dan selanjutnya setiap 2.000 km

3

Selang rem (khusus rem hidrolis)

Ganti setiap 4 tahun sekali dan periksa setiap 5.000 km dan 

4

Minyak rem (khusus rem hidrolis)

Ganti setiap 2 tahun sekali atau periksa setiap 5.000 km dan 

2.  Sumber-Sumber Kerusakan Sistem Rem

          Tabel di bawah ini menunjukkan permasalahan atau kerusakan sistem rem dan roda yang pada umum terjadi pada sepeda motor, untuk diketahui kemungkinan penyebabnya dan menentukan jalan penanganannya (solusinya).

Tabel 2. Sumber-sumber kerusakan sistem rem dan roda

Permasalahan

Kemungkinan Penyebab

Solusi  (Jalan Keluar)

 

Daya rem kurang

 

1. Minyak rem bocor pada sistem hidrolik

2. Piringan rusak

3. Kanvas rem hangus

4. Terdapat angin pada sistem hidrolik

5. Kanvas aus

6. Permukaan kanvas terdapat oli

7. Permukaan drum rusak/aus

8. Jarak main tuas rem terlalu banyak

1. Perbaiki atau ganti

 

2. Ganti

3. Ganti

4. Buang angin

 

5. Ganti

6. Ganti

7. Ganti

8. Setel

Rem berbunyi

1. Permukaan kanvas rem berkarbon

2. Pad set habis

3. Bearing roda rusak

4. As roda belakang atau depan kendor

5. Pad set hangus

6. Terdapat benda asing pada minyak     rem

7. Lubang master cylinder tersumbat

8. Permukaan kanvas rem licin

9. Kanvas rem aus

 

1. Perbaiki permukaan kanvas dengan amplas

2. Ganti

3. Ganti

4. Kencangkan sesuai petunjuk

5. Ganti

6. Ganti minyak rem

 

7. Bongkar dan bersihkan master cylinder

8. Bersdihkan dengan amplas

9. Ganti

 

Gerak tuas rem kurang baik

 

1. Ada udara pada system hidrolik

2. Minyak rem kurang

3. Kualitas minyak rem kurang baik

4. As tuas rem aus

5. Drum dan kanvas rem aus

 

1. Buang angin

2. Minyak rem di isi sampai batas,

3. Ganti dengan minyak rem yang tepat

4. Ganti

5. Ganti

 

Minyak rem bocor

 

1. Sambungan kurang kencang

2. Selang retak

3. Piston atau cup aus

 

1. Kencangkan sesuai petunjuk

2. Ganti

3. Ganti piston dan/atau cup

 

3.  Sistem Pengereman

Jarak Main Bebas Handel Rem

              Lakukan pengukuran jarak main bebas handel rem depan pada ujung handle brake. Jarak main bebas: 10–20 mm. Apabila memerlukan penyetelan ulang, putar mur penyetel rem depan sampai jarak main bebas yang tepat.

Posting Komentar

0 Komentar