SOAL PEMELIHARAAN SASIS SEPEDA MOTOR
Peserta didik kelas XI TBSM sedang melaksanakan
praktik servis sistem rem hidrolik pada sepeda motor. Peserta didik kelompok 1
mengidentifikasi kerusakan pada kampas rem cakram. Indikator keausan kampas rem
cakram terletak di …..
a.
Permukaan kampas rem
b.
Alur
kampas rem
c.
Dekat
kaliper
d.
Atas
permukaan cakram
e.
Ujung
besi pad
Seorang peserta didik sedang mengidentifikasi
permasalahan pada sistem rem cakram. Dia mendapati bahwa handle rem pada sistem
rem cakram terlalu empuk sehingga sistem rem kurang pakem. Cara mengatasi
permasalahan tersebut adalah…
a.
Menambahkan minyak rem pada reservoir
b.
Mengganti
minyak rem
c.
Melakukan
air bleeding
d.
Mengurangi
oli rem
e.
Mengganti
piringan cakram
Pak Herdi Adi pulang dari
lading menggunakan sepeda motornya, ditengah perjalan tiba-tiba hujan sangat
deras saat perjalanan tersebut, dia mengerem sepeda motornya, namun pengereman
rem cakram pada motornya tidak optimal dan terdengar suara gesekan logam.
Langkah pemeliharaan yang dilakukan oleh Pak Herdi Adi adalah ….
a. Menambahkan
minyak rem pada reservoir
b. Mengganti
minyak rem
c. Melakukan
air bleeding
d. Mengganti kampas rem
e. Mengganti
piringan cakram
Berikut ini bukan
merupakan keunggulan rem cakram adalah …..
a. Rem
lebih efisien
b.
Perlu tekanan yang tinggi
c. Tidak
menimbulkan bunyi
d. Efek
radiasi panas yang baik
e. Penggantian
brake pad mudah
Komponen yang berfungsi
untuk meneruskan tekanan dari handle/ pedal menjadi tekanan hidrolik disebut
…..
a. Brake
pad
b. Kaliper
c.
Master silinder
d. Brake
hose
e. Pivot
joint
Piston pada kaliper rem
dilengkapi dengan seal.
Seal ini berfungsi untuk …..
a.
Mencegah kebocoran cairan rem
b. Memperingan
pengereman
c. Mencegah
terjadinya karat
d. Menekan
sepatu rem
e. Menekan
piston
Ketinggian minyak rem
dapat diamati pada ….
a. Cakram
b. Master
rem
c. Kampas
rem
d.
Sight glass pada reservoir
minyak rem
e. Selang
rem
Minyak rem yang digunakan
pada sistem rem ckaram adalah minyak rem tipe ….
a. DOT
3 dan DOT 5
b. DOT
3 dan DOT 7
c. DOT
3 dan DOT 6
d. DOT
3 dan DOT 8
e.
DOT 3 dan DOT 4
Salah satu langkah
perawatan berkala pada isistem rem adalah melaksanakan air bleeding. Air
bleeding pada sistem hidrolik rem dilakukan ketika …
a. Sistem
rem macet
b. Setelah
penggantian kampas rem
c. Kenderaan
tertarik ke salah satu arah
d. Pengeraman
yang lambat
e.
Terdapat udara pada sistem rem
Alat yang paling tepat
melakukan untuk pengukuran ketebalan piringan cakram adalah ….
a. Dial
bore gauge
b. MIcrometer
c. Dial
indikator
d. Feeler
gauge
e. V
block
Saat pengereman
berlangsung, terjadi perubahan energy ….
a. Kinetik
menjadi energy kimia
b. Panas
menjadi energy kimia
c. Kimia
menjadi energy panas
d.
Kinetik menjadi energy panas
e. Panas
menjadi energy kinetic
Ranto
Wibowo sedang mengendarai sepeda motornya
keliling kota. Saat melalui jalanan berlubang, dia mengerem sepeda
motornya. Rem sepeda motor tersebut bekerja dengan baik, tetapi lampu remnya
tidak menyala. Hal ini diketahui setelah ada pengendara lain menegur Ranto
Wibowo karena tidak mengerem dijalan berlubang. Ranto Wibowo kemudian
membongkar sistem remnya, tetapi filament lampu rem tersebut tidak putus. Jenis
kerusakan yang mungkin terjadi berdasarkan permasalahan Ranto adalah ….
a. Lampu
rem putus
b.
Kabel penghubung lampu rem putus
c. Mur
penyetel switch lampu rem kendor
d. Kampas
tem habis
e. Tromol
rem tidak rata
Setelah
pulang sekolah uwak Pincen hendak menyervis sepeda motornya yang macet. Rem
sepeda motor tersebut menggunakan sistem rem tunggal. Ketika uwak Pincen
membongkar rem tromol tersebut, dia menemukan ada sisa kanpas rem yang mengedap
pada tromol rem. Langkah pembersihan sisa kanpas rem yang dilakukan uwak Pincen
adalah ….
a. Mencuci
komponen rem dengan air sabun
b. Mencuci
komponen dngan air aki
c.
Membersihkan sisa kanpas dengan
kuas
d. Membersihkan
kanpas dengan udara bertekanan dari kompresor
e. Mengganti
kanpas rem dengan yang baru
Bila jarak pedal rem
terlalu banyak, maka untuk mengurangi jarak bebasnya dapat dilakukan dengan ….
a. Memutar
mur penyetel dengan berlawanan arah jarum jam
b.
Memutar mur penyetel searah
jarum jam
c. Memanjangkan
tuas rem
d. Memendekkan
tuas rem
e. Mengganti
batang penghubung dengan yang panjang
Untuk mengetahui
ketebalan kampas rem tromol, dapat diketahui dari …
a. Gaya
pengereman yang dihasilkan
b. Ketinggian
permukaan minyak rem
c. Jarak
bebas pedal rem
d. Alur
kampas rem
e.
Indikator di tuas rem
Komponen rem yang
berfungsi untuk mengembalikan sepatu rem ke posisi semula adalah …..
a. Sepatu
rem
b.
Pegas pengembali
c. Mur
penyetel
d. Teromol
rem
e. Silinder
roda
Salah satu perawatan
berkala pada rem tromol adalah membersihkan sisa kampas pada tromol rem. Alat
yang diperlukan untuk membersihkan sisa kampas pada tromol agar hasilnya lebih maksimal
adalah …
a. Majun
b. Kain
Lap
c.
Angin dari Kompresor
d. Minyak
rem
e. Feeler
gauge
Salah satu keunggulan rem
tromol dibandingkan rem cakram, yaitu …..
a. Lebih
mudah membuang air pada silinder rem
b. Tidak
membutuhkan penyetelan celah kampas rem
c.
Adanya self energizing effect
yang membantu pengereman
d. Kotoran
dalam sistem rem lebih mudah dibuang
e. Komponen
lebih mudah ditemukan di toko suku cadang
Siswa
kelas XI TBSM melaksanakan praktek mengidentifikasi sistem rem tromol di ruang
praktek sekolah. Mereka melakukan pengukuran jarak main bebas pedal rem tromol.
Geofani menanyakan ukuran jarak main bebas pedal rem sama Febry. Berapakah
jarak main bebas pedal rem tromol tersebut ….
a. 30
mm
b. 25
mm
c. 20
mm
d. 15
mm
e. 10 mm

0 Komentar